XYZ / Parenting / Macam-macam Gaya Interaksi Orang Tua dengan Anak

Macam-macam Gaya Interaksi Orang Tua dengan Anak

Anak – anak merupakan sebuah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada setiap orang tua yang harus dijaga dan dibekali dengan kasih sayang dan ajaran yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. Interaksi merupakan salah satu cara terbaik untuk memberikan hal – hal tersebut kepada sang anak. Para orang tua berinteraksi dengan anak-anak mereka dalam berbagai cara yang berbeda, dan gaya perubahan interaksi ini dipakai sesuai dengan usia anak agar ia bisa menjadi lebih mandiri. Namun, para psikolog spesialis orang tua dan anak mendefinisikan ada tiga gaya beserta cara interaksi utama yang digunakan oleh para orang tua.

Cara Berinteraksi Antara Orang Tua dan Anak

Gaya interaksi yang pertama adalah gaya interaksi orang tua yang mendukung

Gaya mendukung mempunyai beberapa cara pendekatan kepada anak seperti :

  1. Orang tua yang menggunakan gaya interaksi mendukung biasanya mengekspresikan perasaan kasih sayang mereka kepada anak mereka secara terang – terangan, mereka tertarik pada aktivitas yang dilakukan anak, antusias atas prestasi yang diraih sang anak dan simpati ketika sang anak sedang merasa sedih.
  2. Orang tua tidak selalu mengatur sang anak namun hanya mengatur porsi yang wajar dalam segala kegiatan yang penting untuk sang anak, kemudian orang tua juga mengajarkan keterampilan dan disliplin sosial dengan menjelaskan menjelaskan mana yang baik dan mana yang buruk melaui diskusi yang diiring dengan candaan
  3. Orang tua mendukung anak untuk bermain dengan teman sebayanya sambil tetap mengawasi dan memastikan kalau anak tidak terpengaruh hal – hal negatif

Gaya interaksi yang kedua adalah gaya interaksi otoriter

Disini orang tua menjadi pengambil keputusan saat melakukan pendekatan dengan anak. Cara yang dilakukan adalah :

  1. Orang tua tidak begitu terlibat dalam kehiupan anak, namun segala sesuatu yang dilakukan oleh anak tersebut harus dibicarakan terlebih dahulu kepada orang tua
  2. Orang tua cenderung memberikan hukuman pada anak untuk mengajarkan kedislipinan dalam kehidupan sehari – hari secara teratur

Gaya interaksi yang ketiga dan terakhir adalah gaya permisif

Gaya ini merupakan campuran gaya otoriter dan mendukung. Kuncinya adalah bagaimana orang tua menciptakan ruang yang mempunyai batasan untuk anak mereka.

 

Meskipun banyak gaya beinteraksi untuk membentuk pengembangan dan dewasa hasil anak, studi yang dilakukan secara konsisten menunjukkan bahwa tingkat gaya interaksi mendukung dan rendahnya tingkat pola asuh otoriter berhubungan dengan berbagai hasil penyesuaian anak yang positif. Hasil ini meliputi perilaku, sosial, dan penyesuaian secara akademik . Misalnya, orang tua yang mempunyai tantangan sosial tertentu dengan anak-anak mereka dalam pemecahan masalah dan secara proaktif cenderung memiliki anak dengan masalah perilaku yang lebih sedikit.

* artikel dikirim oleh pihak ketiga

Penulis: Wely Hariyanto

Foto Profil dari Wely Hariyanto
Blogger yang suka kerjasama team :)

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Olahraga Parkour

Parkour, Olahraga Gerakan Bebas yang Mendunia

Anda pernah menonton film yamakashi atau B-13 District? Bagi yang sudah menontonnya ...